Chelsea Melawan Manchester United – Sudah sembilan Weekend, Manchester United Baru Sekali Clean Sheet

Manchester United tertinggal terlebih dahulu 0-1 dari Chelsea di partai weekend kesembilan Liga Inggris kampanye musim 2018-2019 pada Stamford Bridge, Sabtu (20/10/2018).

Manchester United kemasukan oleh goal Antonio Ruediger saat laga sudah berjalan hingga menit ke-21.

Berawal dari assist sepak pojok Willian, Antonio Ruediger menyambutnya dengan tandukan terukur.

Goal Antonio Ruediger itu menunjukkan jika Manchester United masih rapuh usai sembilan weekend berlangsung Liga Inggris.

Diberitakan BolaSport. com melalui Opta, Setan Merah cuma sekali menyelesaikan laga tanpa kemasukan dari sembilan laga.

Rekor itu setingkat lebih buruk dari musim kemarin, kala mereka tidak berhasil mempertahankan catatan tidak kebobolan di tujuh laga.

Sulitnya Man United mempertahankan clean sheet juga ikut menjadi penyebab mereka tengah tercecer pada peringkat kedelapan klasemen sementara Liga Inggris.

Sarri Ungkap Kelemahan yang Dimiliki Oleh Hazard

Juru tak-tik Chelsea, Maurizio Sarri beberkan satu-satunya soal yang di miliki oleh Eden Hazard yang disebut bisa membahayakan tim.

 

Eden Hazard balik lagi jadi pesepakbola untuk Chelsea dibawah bimbingan Maurizio Sarri dengan koleksi 40 goal di kampanye musim itu. Tak ada yang ragu dengan ketrampilan Hazard menjadi bintang sepakbola.

 

Seperti dilansir Metro, Hazard adalah satu dari sekian banyak pesepak bola dengan dribbel paling baik di dunia, namun hal tersebut tak membikin sang bintang menghindarkan diri kecaman.

 

Bintang dari Belgia disebut tak produktif di dalam menyarangkan goal serta memberi umpan. Setidak-tidaknya seperti inilah pendapatnya Sarri guna salah satu anak asuhnya itu.

 

“Masalahnya ia main sepakbola guna memburu kegembiraan sendiri, kadang-kadang ia tak mengerti krusialnya meninggalkan dari kegembiraan ini guna bisa pencapaian yang setingkat lebih bagus, ” ungkapnya.

 

Menurut juru tak-tik dari Italia ini, Hazard seharusnya jadi bintang yang setingkat lebih dewasa. “Dia cuma butuh mengangkat kepalanya, menyaksikan sekeliling serta mengerti dunia tersedia pada depannya, ia bisa memanfaatkan kakinya guna kebaikan klub bukanlah cuma guna ia sendiri, ” tutur Maurizio Sarri.